Biar para peternak /
penghobi / pemelihara kimcil lebih semangat dan lebih menghasilkan, kali ini
kita bahas mengenai pupuk kelinci..
- Harga Urin Murni : Biasanya para pengepul air kencing kelinci membeli dengan harga Rp. 1000 - Rp. 2.000 per liter. Dikarenakan proses fermentasi urine kelinci membutuhkan pengalaman dan marketing yang lebih...
- Harga Fermentasi pupuk Kelinci : Rp. 5.000 - Rp. 20.000 per liter
- Harga kotoran/feses kelinci : Rp. ????
Intinya :
Bila urine kelinci dicampurkan pemakaiannya bersama kotoran kelinci, unsur yang
bakal terkandung lebih lengkap yakni 2,20% Nitrogen (N), 87% Fosfor (P), 2,30%
Potassium (K), 36% Sulfur (S), 1,26% Kalsium (Ca), 40% Magnesium (Mg). Nah
berapa sebenarnya produksi urine kelinci? Dari 10 ekor kelinci bisa diperoleh 2
liter urine per hari. Namun perlu dipahami urine kelinci terbaik berasal dari
air kencing kelinci berumur 6–8 bulan karena urinenya sudah terbukti mengandung
paling banyak unsur N, P, dan K.
- Kandungan Urine Kelinci.
Secara kimiawi kandungan zat dalan urin diantaranya adalah sampah nitrogen
(ureum, kreatinin dan asam urat), asam hipurat zat sisa pencernaan sayuran dan
buah, badan keton zat sisa metabolism lemak, ion-ion elektrolit (Na, Cl, K,
Amonium, sulfat, Ca dan Mg), hormone, zat toksin (obat, vitamin dan zat kimia
asing), zat abnormal (protein, glukosa, sel darah Kristal kapur dsb).
- Kandungan Feses Kelinci
Satu ekor kelinci yang berusia dua bulan lebih, atau yang beratnya sudah
mencapai 1 Kg akan menghasilkan 28,0 g kotoran lunak per hari dan mengandung 3
g protein serta 0,35 g nitrogen dari bakteri atau setara 1,3 g protein.
(Spreaadburi dan Yono C. Rahardjo: 1978)
- Kandungan Pupuk perpaduan Urine & Kotoran Kelinci
Hasil riset tiga peneliti dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak Bogor),
Sajimin, Yono C. Rahardjo dan Nurhayati D. Purwantari (2005) menyimpulkan,
pupuk kandang dari kotoran kelinci berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan
maupun produksi rumput P.maximum dan leguminosa S.hamata setelah 6 kali panen
(umur 258 hari). Sedangkan dengan penambahan probiotik pada pupuk kelinci interaksinya telah
memberikan pengaruh nyata pada tanaman pakan dan meningkatkan produksi hijauan
sebesar 34,8-38,0%.
Menurut penelitian tersebut, “komposisi bahan organik C:N rasio, unsur makro
dan mikro lebih tinggi pada pupuk kelinci yang ditambahkan probiotik pada waktu
proses dekomposisi.
Penggunaan probiotik pada pupuk kelinci untuk tanaman sayuran kentang dan kubis
juga berdampak positif di mana dengan perlakukantrichoderma rata-rata
produksinya lebih tinggi 16,3% (kentang) dan 5% (kubis) di banding tanaman
kontrol.
Sumber : Ilman Setiawan Motivator Kehidupan









