Halaman

Rabu, 14 Oktober 2015

Urine dan Feses Kelinci

Biar para peternak / penghobi / pemelihara kimcil lebih semangat dan lebih menghasilkan, kali ini kita bahas mengenai pupuk kelinci..


  1. Harga Urin Murni : Biasanya para pengepul air kencing kelinci membeli dengan harga Rp. 1000 - Rp. 2.000 per liter. Dikarenakan proses fermentasi urine kelinci membutuhkan pengalaman dan marketing yang lebih...
  2. Harga Fermentasi pupuk Kelinci : Rp. 5.000 - Rp. 20.000 per liter
  3. Harga kotoran/feses kelinci : Rp. ????
Intinya :
Bila urine kelinci dicampurkan pemakaiannya bersama kotoran kelinci, unsur yang bakal terkandung lebih lengkap yakni 2,20% Nitrogen (N), 87% Fosfor (P), 2,30% Potassium (K), 36% Sulfur (S), 1,26% Kalsium (Ca), 40% Magnesium (Mg). Nah berapa sebenarnya produksi urine kelinci? Dari 10 ekor kelinci bisa diperoleh 2 liter urine per hari. Namun perlu dipahami urine kelinci terbaik berasal dari air kencing kelinci berumur 6–8 bulan karena urinenya sudah terbukti mengandung paling banyak unsur N, P, dan K.

  • Kandungan Urine Kelinci.


Secara kimiawi kandungan zat dalan urin diantaranya adalah sampah nitrogen (ureum, kreatinin dan asam urat), asam hipurat zat sisa pencernaan sayuran dan buah, badan keton zat sisa metabolism lemak, ion-ion elektrolit (Na, Cl, K, Amonium, sulfat, Ca dan Mg), hormone, zat toksin (obat, vitamin dan zat kimia asing), zat abnormal (protein, glukosa, sel darah Kristal kapur dsb).

  • Kandungan Feses Kelinci 


Satu ekor kelinci yang berusia dua bulan lebih, atau yang beratnya sudah mencapai 1 Kg akan menghasilkan 28,0 g kotoran lunak per hari dan mengandung 3 g protein serta 0,35 g nitrogen dari bakteri atau setara 1,3 g protein. (Spreaadburi dan Yono C. Rahardjo: 1978)













  • Kandungan Pupuk perpaduan Urine & Kotoran Kelinci 


Hasil riset tiga peneliti dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak Bogor), Sajimin, Yono C. Rahardjo dan Nurhayati D. Purwantari (2005) menyimpulkan, pupuk kandang dari kotoran kelinci berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan maupun produksi rumput P.maximum dan leguminosa S.hamata setelah 6 kali panen (umur 258 hari). Sedangkan dengan penambahan probiotik pada pupuk kelinci interaksinya telah memberikan pengaruh nyata pada tanaman pakan dan meningkatkan produksi hijauan sebesar 34,8-38,0%.

Menurut penelitian tersebut, “komposisi bahan organik C:N rasio, unsur makro dan mikro lebih tinggi pada pupuk kelinci yang ditambahkan probiotik pada waktu proses dekomposisi.

Penggunaan probiotik pada pupuk kelinci untuk tanaman sayuran kentang dan kubis juga berdampak positif di mana dengan perlakukantrichoderma rata-rata produksinya lebih tinggi 16,3% (kentang) dan 5% (kubis) di banding tanaman kontrol.




Pellet Kelinci Sederhana

Pellet Kelinci

Bahan-bahan:
  • Ampas Tahu (Bisa di ganti dengan tepung kedelai)
  • Bekatul (dedak Halus)
  • Tepung Jagung
  • Mineral (Berupa tepung tulang dan garam yodium)
  • Arang aktif
  • Rumput kering (Jika ada/pengganti bekatul dan dedak halus)
  • Daun Kaliandra kering (Jika ada/pengganti bekatul dan dedak halus)
  • air bersih

Alat-alat :

  • Bak plastik (untuk mencampur adonan pelet)
  • Sendok / centong
  • Panci kukus
  • Kompor
  • Alat manual pembuat mie (bisa di gantikan dengan penggilingan daging)
  • Plastik bening 
  • oven (jika ada)

Cara Pembuatan :
  1. Campur adonan pelet berupa ampas tahu yang masih hangat sebesar 15% dengan tepung jagung 50% Bekatul atau dedak halus 20% Tepung Tulang beserta garam yodium 5% Arang 1% dan daun kaliandara atau rumput kering 9%. Jika daun kaliandara dan rumput tidak ada maka komposisi di tambahkan pada tepung jagung.
  2. Adonan di campur rata dengan pelarut air hingga menyatu sepenuhnya menjadi adonan pada bak pelastik.
  3. Setelah yakin merata, kukus adonan pada panci dengan suhu yang tinggi selama 30 menit. Warna adonan akan berubah menjadi lebih tua.
  4. Selagi panas, cetak adonan pada alat pembuat mie atau penggilingan daging sehingga akan membentuk adonan memanjang.
  5. Keringkan adonan dengan open, jika tidak ada bisa di jemur hingga benar-benar kering dengan alas pelastik




Minggu, 11 Oktober 2015

Mengenal Kualitas Kelinci (Show, Brood dan Pet)



Mengenal Kualitas Kelinci (Show, Brood dan Pet)

Didalam dunia perkelincian sering kita mendengar kelinci Show Quality, Brood Quality dan Pet Quality. Apa itu maksudnya.?
cekidot gan..! :D

Show Quality atau kualitas kontes adalah kelinci-kelinci yang sesuai Standart of Perfection (SOP) dan tidak mempunyai cacat sama sekali. Dalam artian, kelinci yang masuk dalam kualitas ini adalah kelinci-kelinci yang memang layak untuk diikut sertakan dalam kontes dan tidak mungkin terkena diskualifikasi. Kelinci-kelinci yang termasuk dalam kategori ini biasanya juga dilengkapi dengan surat silsilah yang lengkap (pedigree & tatto) dan berasal dari garis keturunan yang baik.

Brood Quality adalah kelinci-kelinci yang sebenarnya sesuai dengan Standart of Perfection (SOP) namun tidak akan mendapatkan nilai tinggi ketika diikutkan dalam kontes, atau mungkin juga bisa terkena diskualifikasi. Hal ini disebabkan karena kelinci tersebut mempunyai sedikit cacat (kuku kaki / mata tidak sesuai dengan varian warna, pola atau warna bulu kurang sempurna, tingkah laku yang kurang baik, mempunyai mata bulan, telinga jatuh sebelah, dll). Namun walaupun begitu, kelinci-kelinci kualitas Brood ini masih sangat layak untuk dijadikan indukan / program breeding karena berasal dari garis keturunan yang baik (dapat dilengkapi dengan surat silsilah).

Pet Quality adalah kelinci - kelinci yang tidak layak untuk diikutkan dalam kontes maupun digunakan untuk program breeding dikarenakan tidak sesuai dengan SOP. Sehingga kelinci tersebut hanya dijadikan untuk hewan peliharaan (pet). Kelinci-kelinci yang termasuk dalam kategori ini bisa jadi berasal dari sepasang indukan yang bagus, namun karena beberapa hal menyebabkan tidak bisa diikutkan dalam kontes. Contohnya adalah kelinci yang pernah sakit ketika kecil, hal ini menyebabkan pertumbuhannya terhambat dan tidak bisa mencapai berat standar.

Untuk melihat Standart of Perfection (SOP) yang sudah diterjemahkan oleh Kelinci Nusantara bisa didownload dari Fans Page Indonesian Breeder Gathering atau klik link berikut :

Sumber artikel :